I. PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Hutan
merupakan kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan yang di domonasi oleh pepohonan
berisi sumbr daya hayati dan non hayati
dalam persekutuan alam lingkungan,yang
satu dengan lainya tidak dapat di
pisahkan(UU NO.44 Tahun 1999). Hutan sebagai sekumpulan ekosistem dimana saling
berhubungan erat antara hutan dan lingkungan baik itu berupa pepohonan,
benda-benda hayati dan non hayati, lingkungan pendukung (jasa).Hutan secara
keseluruhan merupakan kumpulan hidup alam hayati beserta alam lingkungannya.
Keanekaragaman hayati dalam suatu kawasan hutan alam terdapat beragam jenis pepohonan,
umur yang beragam dan tingkat kerapatan yang tidak teratur dan pertumbuhan
(riap yang berbeda).
Kemudian
dari pada itu,hutan mempunyai peran yang
sangat penting bagi kehidupan manusia,yaitu sebagai paru-paru
dunia,pengatur tata air,pencegah erosi dan banjir,serta masih banyak lagi
manfaat-manfaat lain yang tidak kala pentingnya.Namun dewasa ini hutan yang ada
di Indonesia khususnya di daerah Sulawesi Tenggara ini,mulai mengalami keadaan yang sangat memprihatinkan misalnya
saja terjadinya kerusakan kerusakan dimana yang disebabkan oleh ulah manusia
yang serakah,yang tidak memikirkan dampak dari kelakuan-kelakuan mereka dengan merusak
hutan.
B.Rumusan Masalah
1.
Pengertian hutan
berdasarkan fungsinyan sebagai penyangga kehidupan
2.
Bagaiman keadaan hutan
yang ada di Sulawesi Tenggara
3.
Bagaimana tingkat
kerusakan hutan di Sulawesi Tengggara?
C.Tujuan
1.
Mengetahui peran dan
fungsi hutan
2.
Mendeskripsikan keadaan
hutan di daerah Sultra
3.
Mengetahui
masalah-masalah kehutanan di Sultra
II. PEMBAHASAN
A.Pengertian Hutan
Hutan adalah kesatuan ekosistem yang terdiri dari
hamparan lahan yang didominasi pepohonan yang
didalamnya terdapat sumber daya hayati dan nonhyati yang tidak dapat
dipisahkan satu sama lain.Berdasarkan fungsinya hutan di bedakan menjadi:
Ø Hutan lindung(protection
forest)
Ø Hutan produksi(production
forest)
Ø Hutan konservasi(conservation
forest)
1.Hutan lindung
Kawasan hutan yang yang mempunyai fungsi pokok sebagai
system penyangga kehidupan untuk mengatur tata air,mencegah banjir,mengendalikan
erosi,mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan hutan.Contohnya:
Hutan Lindung Jompi(Raha)
2.Hutan produksi
Kawaan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil
hutan seperti:benda hayati,nonhayati serta turunannya, jasa yang berasal dari
hutan.
3.Hutan konservasi
Kawasan hutan dengan cirri tertentu, yang mempunyai fungsi
pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta
ekosistemnya.Contohnya:Suakamargasatwa Tanjung Peropa(Moramo)
Hutan memang memberikan banyak
manfaat bagi kita tetapi bisa juga membawa becana bagi manusia baik secara
langsung maupun tidak langsung, apabila kita tidak menjaga kelestariannya.Selalu
melakukan sesuatu yang bias berdampak buruk
pada kelestarian hutan seperti benebangan liar, degradasi hutan secara
berlebihan dll.
B.Kondisi hutan yang ada di
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Tenggara mempuyai hutan yang luas dan menyebar
di beberapa daerah serta masih terjaga kelestariannya,seiring bertambahnya
penduduk dan banyaknya kebutuhan manusia maka akhir-akhir ini hutan kiata mulai
mengalami keaadan yang memprihatinkan.Hal tersebut disebabkan karena banyaknya
pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dengan memanfaatkan hutan secara besar besaran atau over exploitation tanpa memperhatikan dampak yang akan timbul kedepannyajika
hutan mengalami kerusakan.
Sudah
banyak masalah-masalah tentang hutan yang terjadi,dan masih sampai sekarang
belum dapat diselesaikan dengan tuntas.Misalnya saja masalah hutan Warangga
yang ada di Raha yang sampai saat ini status
tersebut belum jelas, apakah hutan tersebut sebagai hutan lindung atau
hutan produksi.Namun kenyataanya sekarang hutan tersebut hanyalah tinggal nama,
sebelumnya hutan tersebut ditumbuhi oleh pohon Jati yang sangat bayak tetapi
sekarang tinggalah hamparan lahan yang gersang akibat dari penebangan liar
serta pembukaan lahan perkebunan oleh masyarakat sekitar.
Kemudian
keadaan hutan yang ada di Konawe Utara sekarang sudah cukup memprihatinkan
karena banyaknya degradasi hutan menjadi lahan perkebunana,misalnya perkebunan
kelapa sawit yang sampai sekarang sudah mulai meluas.Apabaila terus menerus
dilakukan hal-hal tersebut maka hutan ya ng ada di Konawe Utara akan berubah
menjadi perkebunan kelapa sawit.
C.Tingkat kerusakan hutan di
beberapa wilayah di Sulawesi Tenggara
Berbicara masalah kerusakan hutan, sekarang ini beberapa
wilayah di Sulawesi Tenggara tengah mengalami
problematika yang cukup memprihatinkan.Banyaknya kerusakan hutan yang
terjdi beberapa tahun terakhir ini akan menyebabkan tingakat kerusakan hutan
yang terjadi di Sulawesi Tenggara akan semakin tinggi.Pembukaan lahan
perkebunan di area hutan tropis seperti perkebunan kelapa sawit yang ada di
konawe utara, akan banyak menimbulkan masalah.Apabila hutan terus di jadikan
sebagai lahan perkebunan, akan memicu terjadinya kebakaran hutan dan bias
berdampak negative pada emisi gas rumah kaca.Selain itu apabila hutan terus
dirambah dan dirusak, akan mengakibatkan huatan menjadi gundul,sehingga
memngganggu ketersediaan air, dalam tanah dan bias terjadi kekeringan dan
banjir setiap musim hujan.
Oleh
karena itu kita sebagai mahasiswa kehutanan hal mendasar yang hrus dilakukan
untuk kelestarian hutan adalah selalu menyadari betapa pentingnya hutan bagi
kehidupan manusia dengan demikian,kita selalau terdorong untuk selalu menjaga
kelestarian hutan
III.PENUTUP
A.Kesimpulan
Hutan merupakan
sporting measure atau salah satu factor penunjang bagi keberlangsungan
hidup manusia, karena fungsi hutan yang sangat penting yaitu sebagai penyangga
kehidupan untuk pengatur tata air,pencegah banjir dan erosi.Selain itu hutan
juga menyediakan oksigen yang digunakan oleh manusia untuk bernapas.Karena
betapa pentingnya fungsi hutan tersebut maka marilah kita selalu menjaga
kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup manusia.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar